Jumat, 19 Oktober 2012

ISRA MI'RAJ


         

Hadirin sidang jumat yang berbahagia.
Kita sekarang berada di minggu terakhir bulan rajab, salah satu bulan Allah yang mulia. Pada minggu terakhir bulan rajab ini, semua orang islam mengingat satu peristiwa penting dalam kehidupan nabi Muhammad atau dalam siroh nabawiyyah yaitu peristiwa isro miroj. Orang muslim mengingatnya dan merayakannya pada tanggal 27 bulan rajab yang mulia tersebut.
Peristiwa isra tercatat dalam al-Qur’an al karim, bahkan salah satu suratnya di beri nama dengan nama peristiwa tersebut. Dan Allah pun memulainya dengan menceritakan peristiwa yang agung tersebut. di sebutkan dalam al-Qur’an :
1.  Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang Telah kami berkahi sekelilingnya[847] agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.
Dengan demikian barang siapa yang tidak percaya akan adanya isro atau mendustakannya maka dihukumi kafir, karena peristiwa isro sangat jelas terdapat dalam al-Qur’an, sudah menjadi kesepakatan serta merupakan hal yang sudah diketahui dalam kehidupan nabi secara pasti.
Adapun mikroj, al-Qur-an tidak menyebutkannya secara eksplisit atau langsung melainkan dengan isyaroh dalam ayat-ayatnya. Seperti yang tersirat dalam surat an-Najm :
13.  Dan Sesungguhnya Muhammad Telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
14.  (yaitu) di Sidratil Muntaha
Nabi melihat jibril dalam bentuknya sebagai malaikat sebanyak dua kali. Yang pertama melihatnya di bumi sebagaimana disebutkan dalam surat at-Takwir :
23.  Dan Sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.
Sedangkan nabi melihat malaikat jibril yang kedua kalinya terjadi di sidratul muntaha yaitu ketika mikraj.
Hadirin sidang jumat byang berbahagia.
Isro adalah perjalanan nabi di antara dua masjid yang suci dan penuh berkah, yaitu masjid al haram di makkah dan masjidil aqso. Adapun mikroj adalah perjalan nabi yang dimulai dari bumi ke langit yang luhur, ke tingkatan yang tidak di ketahui oleh siapapun kecuali Allah SWT. Dalam mikroj tersebut Nabi di sambut oleh para nabi-nabi yang lain sebagai bentuk penghormatan dan kemuliaan beliau. Penghormatan tersebut merupakan anugrah yang diberikan Allah setelah nabi berdakwah selam 10 tahun dan kaumnya acuh tak acuh pada ajaran islam yang mulia ini. Begitu juga sebagai bentuk pelipurlara nabi setelah di tinggal kedua orang yang sangat mencintainya yaitu Abu Tholib dan Sayyidah Khodijah.
Hadirin sidang jumat yang dimuliakan Allah SWT.
Banyak hal atau cerita yang dapat di ambil dari peristiwa mikroj nya Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi kewajiban mengerjakan sholat 5 waktu merupakan hasil penting dari berbagai hal penting lainnya. Banyak kewajiban atau syariat-syariat lainnya di perintahkan cukup melalui jibril lewat wahyu yang di berikannya. Akan tetapi khusus untuk kewajiban sholat, Allah memanggil nabi secara langsung. Ini membuktikan kedudukannya dalam agama Allah, dan juga menunjukan bahwa sholat  merupakan kewajiban yang sangat penting dan merupakan tiang agama. Barang siapa yang mengerjakan sholat berarti dia menegakkan agama. Dan barang siapa yang merusaknya berarti dia merusak agama.
Hadirin sidang jumat rahimakumullah.
Melalaui sholat, seorang muslim selalu berinteraksi dengan Allah SWT dalam kesehariannya. Oleh karena itu sering dikatakan bahwa الصلاة معراج المؤمنين  , sholat adalah mikrojnya orang-orang mukmin. Dengan sholat kita berkomunikasi dengan Allah, menjauhkan diri dari kehidupan duniawi, meminta kepada Nya serta bermunajat dengan Nya. Akan tetapi banyak orang muslim yang meninggalkan sholat dan menyia-nyiakannya. Disebutkan dalam surat Maryam :
59.  Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, Maka mereka kelak akan menemui kesesatan,
Kita sering melihat orang islam ataupun anak-anak mereka yang menggunakan nama-nama islami seperti ahmad, ali, Hasan, mahmud, nama-nama nabi ataupun nama-nama sahabat. Akan tetapi mereka tidak mengenal masjid, tidak bersujud dihadapan Allah dengan sholat lima waktunya. Jelas, ini bukanlah bagian dari islam. Memang sholat merupakan kewajiban yang berat akan tetapi akan menjadi ringan jika sholat bukan hanya suatu kewajiban yang harus dilaksanakan akan tetapi  sholat merupakan  kebutuhan bagi kita, sebagai orang yang meyakini akan adanya kehidupan abadi setalah kematian. Disebutkan dalam al-Qur’an :
45.  Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',
46.  (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
Dan akhirnya mudah-mudahan kita tergolong umatnya Nabi yang selalu mengerjakan ibadah sholat pada waktunya dan tidak menyia-nyiakannya. Amin......

بارك الله لى ولكم فى القران العظيم ونفعنى واياكم بما فيه من الايات و الذكر الحكيم
اقول قولى هذا واستغفر الله لى ولكم فاستغفروه انه كان غفارا
وادعوا ربكم انه سميع الدعاء
 KH. MUAMAR CHOLIL
Pembina Ponpes Al Ishlah Assalafiyah



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar